Asistensi Mengajar: Ini Program Kerja Mahasiswa Teknologi Pendidikan

 

Dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk lebih gayut dengan kebutuhan zaman. Link and match perlu dilakukan tidak hanya dengan dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang berubah dengan cepat.

 

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan tersebut. Hakikatnya, Kampus Merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom namun fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

 

Program Asistensi Mengajar yang dilaksanakan oleh FKIP ULM merupakan salah satu program MBKM mandiri yang dirancang untuk meningkatkkan partisipasi mahasiswa dalam melaksanakan program Kampus Merdeka dalam rangka mendukung pelaksanaan MBKM di ULM.

 

Sebanyak 3 orang mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM berkesempatan untuk mengikuti program asistensi mengajar di SMPN 14 Banjarmasin. Tiga orang tersebut yaitu M. Rizal, Himmam Muhammad Daffa, dan Nisa Safitri. Selain 3 orang mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM, juga terdapat 13 mahasiswa lainnya yang berasal dari berbagai program studi di FKIP ULM.

 


Adapun rencana program kerja Asistensi Mengajar di SMPN 14 Banjarmasin yang telah di rancang dan disusun oleh Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP ULM antara lain yaitu:

  • Observasi Lingkungan Sekolah (PJ: Seluruh Mahasiswa TP FKIP ULM)
  • Website SMPN 14 Banjarmasin (PJ: M. Rizal)
  • Video Profile SMPN 14 Banjarmasin (PJ: Himmam Muhammad Daffa)
  • Pengelolaan Lab Multimedia (PJ: Nisa Safitri)
  • Penyusunan Modul Project (Rekomendasi P5) (PJ: M. Rizal dan Himmam Muhammad Daffa)
  • Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer (PJ: M. Rizal)
  • Administrasi Satuan Pendidikan (PJ: Seluruh Mahasiswa TP FKIP ULM)
  • Kelas Organisasi (PJ: Himmam Muhammad Daffa dan M. Rizal)
  • Video Edukasi (PJ: Kolaborasi TP, PPKn dan BK)


Dituturkan oleh salah satu peserta asistensi mengajar, M. Rizal mengungkapkan bahwa program kerja yang telah disusun merupakan buah dari hasil observasi dan pengamatan terkait kebutuhan dari satuan pendidikan. “Kami melihat beberapa kondisi yang kemudian kami rumuskan menjadi program kerja selama berada disini, selain itu juga ada beberapa program kerja yang memang menjadi kebutuhan sekolah dan diminta langsung oleh guru-guru disini seperti pembuatan video profile”, pungkasnya.

 

Lebih lanjut dijelaskan oleh Daffa bahwa dari banyak program kerja yang dirancang sudah dilakukan pembagian tugas, “Karena banyak program kerja yang harus dikerjakan, maka kami harus pandai membagi jobdesk agar semuanya berjalan dengan maksimal”. Ujar mahasiswa 21 tahun tersebut.

Komentar