Kawasan
Wisata Edukasi Sekolah Sehat SMPN 14 Banjarmasin, menjadi inovasi tawaran
menarik yang akan diusung oleh SMPN 14 Banjarmasin dalam ajang Lomba Sekolah
Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Melahirkan Sebuah Sekolah Sehat,
menurut Kepala SMPN 14 Banjarmasin, Aminsyah, sejak ditugaskan pada tahun 2019,
merupakan sinergitas dari kondisi internal maupun eksternal. "Secara
internal di sekolah dibangun tim-tim yang kuat dan solid, ada tim UKS, Tim
Adiwiyata Sekolah, Tim Manajemen dan Tim Manajemen BOS yang secara sinergitas
membangun lingkungan aman, tertib, sehat dan akademis dimana siswa dan guru
menjadikan sekolah menjadi rumah kedua yang juga ramah anak," katanya,
Sabtu (16/10/2021).
Selain
itu, lanjut Amin, SMPN 14 yang jumlah siswanya 737 siswa, 33 siswa diantaranya
ada peserta didik anak berkebutuhan khusus bagian keluarga SMPN 14 Sebagai
bukti Educational for All atau pendidikan untuk semua dan tidak diskriminasi
dalam dunia pendidikan.
Jadi, sudah sewajarnya SMPN 14 wajar
mendapatkan Penghargaan Sebagai Sekolah Sehat Juara I Tingkat Kota Banjarmasin,
Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Penerima Anugerah
Sekolah Ramah Anak dicanangkan oleh Wali Kota Ibnu Sina, ditambah lagi prestasi
juara ketiga Pojok Baca tingkat Kota Banjarmasin. "Sebagai sekolah
pengelolaan anak inklusi terbaik yang pernah dikunjungi oleh 22 Wali
Kota/Bupati seluruh Indonesia," tandasnya.
Pencapaian penghargaan ini, jelas Amin,
merupakan bukti sinergitas dukungan dari Puskesmas 9 Nopember, Diknas
Pendidikan Kota Banjarmasin, Lurah Banua Anyar dan komite Sekolah SMPN 14
Banjarmasin, sehingga Kawasan Destinasi Wisata Edukasi Sekolah Sehat SMPN 14
dengan mengusung Budaya Sekolah Baiman Bauntung Batuah dimana sekolah terlihat
asri, bersih, natural dan indah menjadi wadah yang enak untuk proses
pembelajaran bagi peserta didik. Berdasarkan pengamatan, eksistensi SMPN 14
banyak titik spot wisata seperti Green House Terbuka Hijau Cinta Hati, Lukisan
Dinding, Rumah Jamur, Gazebo Pojok Baca, Kantin Sehat Siswa yang luas dan
bersih, ruang UKS yang layak, dan tata ruang lainnya yang teratur dan lengkap.
Menurut Amin, persiapan menghadapi kompetesi
sekolah Sehat ini, sebelumnya pemerintah kota beberapa waktu lalu menurunkan
tim verifikator sekolah Sehat ke SMPN 14, dan berbarengan kepala Dinas
Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto berkunjung, monitoring
pelaksanaan Sekolah Sehat di SMPN 14 sekaligus melihat pelaksanaan vaksin siswa
kedua oleh Puskesmas 9 Nopember.
Lalu, kata Amin, Rabu kemarin SMPN 14 sudah
menunaikan presentasi virtual Lomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalsel
diikuti oleh kabupaten /kota se Kalsel. "Kami mengharapkan doa dari
Pemerintah Kota dan masyarakat Banjarmasin agar SMPN 14 menjadi sekolah Sehat
terbaik se Kalsel," pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar